Iran Memiliki Salah Satu Pasukan Cyber Terkuat di Dunia

Posted on Updated on


Assalamualikum wr wb

cyber-attacks-from-Iran-hit-US

Iran adalah salah satu negara terkuat dan terpopuler di Timur Tengah. Kepopuleran iran muncul akibat kekuatan militernya yang bisa dikatakan cukup kuat dan juga nada nada bicaranya yang sangat keras kepada Israel dan Amerika. Iran sangat dikenal dengan sikapnya yang benci terhadap blok barat setelah terjadi revoulusi di Iran.

Kini Negara Islam Iran juga semakin menunjukan taringnya di dunia antariksa, hal ini terbukti dari serangkaian uji coba peluncuran roket, pembuatan satelite serta penelitian di bidang astronomi. Kemampuan Iran di dunia maya juga semakin terlihat. Saat ini Iran secara diam diam mengembangkan kemampuan pasukan Cybernya. Jumlah pasukan Cyber Iran memang bila dibandingkan dengan Cina, Rusia ataupun Amerika kalah, tapi jika dalam kualitas kemampuan Iran tidak perlu ditanya lagi. Kekuatan pasukan Cyber Iran bisa disejajarkan dengan pasukan Cyber milik Cina bahkan mungkin bisa diatasnya Cina.

CEO Google Inc Eric Schmidt telah mengakui kemampuan luar biasa dari para ahli perang cyber di Iran, yang beraksi terhadap jatuhnya sebuah pesawat drone mata-mata AS oleh Angkatan Darat Iran baru-baru ini. “Ahli Iran yang berkemampuan luar biasa dalam perang cyber untuk beberapa alasan kita tidak sepenuhnya mengerti,” kata Schmidt dalam sebuah wawancara dengan CNN, yang disiarkan pada hari Kamis. Pada 4 Desember, unit perang elektronik militer Iran mengumumkan bahwa Iran telah ‘menjatuhkan’ dengan kerusakan minimal pesawat siluman pengintai AS RQ-170 Sentinel, sementara dia melanggar wilayah udara Iran. Pesawat, dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan Amerika Lockheed Martin, telah menyeberangi perbatasan Iran dengan Afghanistan dan dibawa turun ketika terbang di atas kota timur laut Kashmar. Iran telah mengumumkan bahwa mereka berniat untuk melaksanakan reverse engineering pada pesawat udara itu, yang juga dikenal sebagai Beast of Kandahar, dan mirip di desain untuk seorang pembom siluman B-2 Angkatan Udara AS. Mengakui kemampuan Iran untuk melakukan reverse engineering pesawat udara, Peter Grier, seorang staf penulis harian Christian Science Monitor online, menulis dalam sebuah artikel pada hari Kamis, “Ini pernah dilakukan sebelumnya, oleh suatu negara yang pada saat itu Amerika Serikat menganggap dia berteknologi rendah . “ Menurut Grier, pada Agustus 1947, Uni Soviet mengarak pesawat Tu-4 Bull, replika dari sebuah pembom B-29 Amerika, yang telah disita pemerintah Soviet pada tahun 1944 setelah pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan Uni Soviet .

  Beberapa waktu yang lalu Cina berhasil menembus sistem pertahanan Amerika dan mencuri data blueprint pesawat F 22 dan F 35 amerika, namun meretas sistem pertahanan masih lebih mudah bila dibandingkan dengan meretas drone. Melihat ancaman yang begitu besar dari Iran, Amerika serta negara negara koalisinya berusahan menggempur pertahanan Cyber Iran dan meledakan fasilitas nuklir iran dengan mematiakan sistemnya dari jarak jauh tapi karena kekuatan pasukan Cyber milik Iran tak jarang gempuran gempuran dari Amerika dan koalisinya itu gagal dan justru Amerika dan Sekutunya yang menerima gempuran dari Iran

Wasalamualaikum wr wb

Iklan

Silahkan yang mau komentar... tapi ingat ! yang sopan ya :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s