Era Pesawat Siluman Amerika Akan berakhir Ditangan Iran

Posted on


F-35

Akhir akhir ini banyak negara yang mulai menguprade pesawat pesawat militernya agar memiliki fitur siluman, hal ini ditujukan agar pesawat pesawat tersebut aman dari radar musuh dan menjadi lebih bebas untuk menyerang target. Namun teknologi siluman yang berbahaya ini, kini telah ditemukan “obat” untuk mengatasinya. Dengan ditemukannya penggunaan gelombang panjang VHF pada radar, maka teknologi-teknologi siluman yang ada pada pesawat2 tempur saat ini dapat dikatakan berakhir. Karena penggunaan gelombang VHF ini mampu mendeteksi pesawat “stealth”. Yaitu dengan panjang gelombang diatas 1 meter , seperti radar Nebo SVU, maka fitur “shaping” pada pesawat stealth (terutama fighter) tidak akan lagi mampu membelokkan pantulan RADAR ke arah yang dikehendaki, kecuali fitur stealth tersebut berukuran lebih panjang daripada panjang gelombang RADAR yang mendeteksinya, seperti pada B-2 , pada panjang gelombang ini pula fenomena “Creeping Wave” yaitu gelombang Radio akan bergerak mengikuti kontur tubuh pesawat stealth dan akan menambah RADAR Cross Section sebesar 1-2 meter persegi , pada panjang gelombang tersebut tingkat efektivitas material penyerap RADAR akan menurun karena fenomena “Skin Depth” dimana gelombang RADAR akan menembus melalui material ini dan kemudian akan dipantulkan balik oleh material dibawahnya , seperti kerangka aluminium pesawat atau panel-panel logam yang lain yang bersifat konduktif , sehingga pesawat “stealth” tadi akan terlihat jelas pada layar RADAR berpanjang gelombang tinggi tersebut.

Rusia telah mengembangkan radar NEBO SV terbarunya, radar baru ini adalah untuk meningkatkan cross section yang diperoleh dengan Nebo SV, dan menghasilkan desain yang mampu mendeteksi dan melacak pesawat terbang dengan ketinggian rendah Pengembangan proyek ini dipimpin oleh Igor Krylov di NNIIRT. Dia diwawancarai oleh televisi Rusia pada tahun 2002,  “Kita bisa melihat Stealth [F-117A] sejelas seperti pesawat lain” radar ini diintegrasikan dengan sistem rudal canggih S-300PMU2..dan pesawat F117 atau B52 hanyalah seperti bebek2 terbang yang siap disantap” katanya.satu lagi kelebihan dari radar Nebo ini adalah radar ini bersifat mobile sehingga dapat dipasang pada kendaraan khusus sehingga radar ini dapat dipindah pindah sehingga aman dari serangan musuh.

nebo

IRAN sebagai sekutu Rusia di teluk telah mengadopsi sistem ini, dipamerkan pada parade militer pertama kali pada 2010, dan pengembangan sistem Radar yang lebih canggih muncul pada parade militer 2012. Kecanggihan radar NEBo diintegrasikan dengan Jammer Elektronik Iran terbukti berhasil menurunkan pesawat mata-mata canggih AS, RQ-170 dan Scan Eagle. Para pejabat AS berpendapat bagaimana pihak Iran mampu mengambil kontrol drone mereka. Para pejabat AS berpendapat bahwa mungkin Iran menemukannya tenggelam di laut, tetapi dari semua kasus kecelakaan menunjukkan bahwa untuk menemukan pesawat tak berawak di dasar laut lebih sulit daripada menemukan jarum dalam jerami. Sebagai contoh, ketika sebuah pesawat penumpang yang lebih besar dari drone jatuh di tengah Brasil, untuk mengambil Black Boxnya saja hampir dua tahun untuk menemukannya belum lagi dengan tragedi malaysia airlines yang hingga saat ini belum ditemukan.

Dengan kata lain, menemukan pesawat tak berawak di kedalaman Teluk Persia hampir tidak mungkin, dan jika pun hal itu mungkin, biaya pencarian yang diperlukan sangatlah besar. Dengan demikian, para pejabat AS harus mengakui bahwa Angkatan Laut IRGC telah memburu drone mereka dengan rencana yang mapan dan terprogram

Peterson mengatakan, teknik elektronik yang digunakan oleh Iran untuk menangkap pesawat ini dikenal dengan istilah manipulasi, di mana pakar Iran menata ulang dan memasukkan kembali kode GPS ke dalam sistem drone conceives yang seolah-olah pesan tersebut berasal dari pangkalan utama.

Pertanyaanya: Kalau Drone stealth yang kecil saja bisa dilacak, bagaimana dengan pesawat2 yang mempunyai ukuran lebih besar?? Agresi Amerika biasanya didahului dengan melumpuhkan fasilitas-fasilitas militer penting dengan mengandalkan pemboman masif oleh pesawat siluman dan Rudal jelajah Tomahawak. Dan mustahil dilaksanakan saat ini, karena disaat kapal2 induk pengankut pembom2 siluman tak berarti lagi, AS musti bersandar pada rudal jelajah mengerahkan Kapal2 perang yang mengangkut ribuan rudal tomahawk (berapa biayanya??), dan efeknya juga diragukan

Israel juga mesti melewati angkasa Irak yang penuh bahaya, jarak bermil2 dari daratan Iran..serta resiko Perang yang melebar di kawasan Lebanon, Irak dan kawasan teluk lain.

Hamaseh-Drone-Iran

Jadi bisa dikatakan era pesawat siluman akan segera berakhir ditangan Iran. Tak mengherankan hal ini mengingat saat ini Iran adalah negara dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang tercepat di dunia.

 

Iklan

7 thoughts on “Era Pesawat Siluman Amerika Akan berakhir Ditangan Iran

    […] serta ikut terlibat dalam invasi AS ke Afghanistan pada Operasi Kebebasan Abadi. ( Baca juga : Pesawat Siluman Amerika Ada Ditangan Iran […]

    Suka

    linux Indonesia said:
    Juli 4, 2015 pukul 10:00

    wah makin maju aja nih iran…

    Suka

    […] Pemerintah Iran baru baru ini dikabarkan telah menyebarkan radar anti-rudal jarak jauh di berbagai wilayahnya. Tindakan Iran ini sebagai langkah untuk menghadapi kemungkinan terburuk jika hasil akhir kesepakatan nuklir Iran dengan enam kekuatan dunia berkahir dengan perang antara Amerika dan Iran. Menurut Reuters, Amerika sudah mendesak Iran untuk mengambil keputusan yang sangat sulit mengenai nuklirnya. Brigadie Jendaral Farzad Esmaili selaku Komandan Korps Revolusi Islam Iran atau yang didingkat IRGC mengatakan bahwa Iran telah menenebar salah satu radar tercanggih di dunia buatannya, yaitu radar Ghadir untuk mendeteksi kemungkinan serangan udara. Jenderal Farzad Esmaili juga mengatakan bahwa Iran juga baru saja menempatkan Radar canggih itu di Kota Ahwaz, Provinsi Khuzestan barat daya tak jauh dari perbatasan dengan Irak. Pemerintah Iran mengatakan bahwa Radar Ghadir dapat mendeteksi berbagai pesawat dalam jarak 600 km (373 mil) dan rudal balistik dalam jarak 1.100 km. Beberapa waktu lalu Iran juga mengatakan bahwa radar ini dapat mendeteksi semua pesawat siluman amerika termasuk B2, F 117, F 35 bahkan pesawat siluman tercanggih Amerika, F 22. Radar ini juga sempat diberitakan akan mengakhiri era pesawat siluman Amerika. Baca juga Era Pesawat Siluman Amerika Akan Berakhir Ditangan Iran. […]

    Suka

    Juragan Meyan said:
    Juni 5, 2016 pukul 14:11

    patut untuk diajak kerjasama dengan militer indonesia….semoga….!!!

    Suka

    Sandrinu said:
    Desember 19, 2016 pukul 01:19

    Ah…russia sudah jatuhkan f117 lebih dulu, artikelnya lebay

    Suka

    SFNR said:
    April 9, 2017 pukul 17:59

    semenjak punya teman dari Iran, Aku cari info2 tentang Iran, jadi kagum akan perkembangan teknologi dan pengetahuannya.
    Articlenya bagus.

    Suka

Silahkan yang mau komentar... tapi ingat ! yang sopan ya :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s